KISI-KISI UJIAN DI AKHIRAT

Wednesday, March 09, 2016 Aku 0 Comments


KISI-KISI UJIAN DI AKHIRAT 

BAB 1: ALAM KUBUR 
1. Siapa Tuhanmu? 
2. Apa Agamamu? 
3. Siapa Nabimu? 

BAB 2: HARI KIAMAT 
1. Usiamu, kau habiskan untuk apa? 
2. Untuk apa kau pergunakan masa mudamu? 
3. Hartamu, darimana kau dapat? Dan untuk apa kau belanjakan? 
4. Apa yang sudah kau amalkan dengan ilmu yang telah kau peroleh?

Siapkanlah jawaban untuk setiap pertanyaan.
Dan pastikan jawaban Anda benar.

PERHATIAN PENTING!!!!! 
1. QS. Yaa Siin (36:65) 
"Pada hari ini Kami tutup mulut mereka, dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksian kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan."
2. Ujian kali ini tanpa pengulangan. 
3. Jawaban untuk masing-masing soal berdasarkan amalan dan bukan hafalan.
4. Peserta ujian yang lulus, akan ditempatkan di surga. Dan bagi yang gugur ada dua kemungkinan: 
a. Bila ketidaklulusan disebabkan dosa syirik (dimana pelakunya mati sebelum bertaubat), maka pelakunya kekal di neraka. Bila ia bertaubat, maka Allah Maha Pengampun lagi Maha Pengasih.
b. Bila ketidaklulusan disebabkan dosa selain syirik, maka pelakunya dibawah kehendak Allah. Bila Dia berkenan maka akan diberi Ampunan, bila tidak maka akan di Adzab oleh-Nya
-Pelaku dosa yang selama hidupnya tidak menyekutukan Allah akan dimasukkan kedalam surga setelah proses penyucian dosa di dalam neraka selesai. 

«لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ»

"Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tubuhnya untuk apa digunakannya".

[HR at-Tirmidzi no. 2417, ad-Daarimi no. 537, dan Abu Ya'la no. 7434, dishahihkan oleh at-Tirmidzi dan al-Albani dalam "as-Shahiihah" no.946]. 

Wallahu a'lam 

0 comments:

Related Post